No image available

7 Cara Membedakan Media Online yang Kredibel 

Pada zaman yang canggih seperti sekarang ini, berita bisa meluas dengan begitu cepat melalui dunia maya. Sayangnya, kredibilitas informasi yang kamu dapatkan tersebut, sama sekali belum terjamin. Kamu bisa saja menerima informasi palsu atau hoaks, jika sembarangan memilih sumber berita. Oleh karena itu, bacalah berita hanya dari media online terpercaya, yang memiliki karakteristik seperti berikut ini. 

1. Berita yang Dirilis Sifatnya Netral dan Tak Memihak 

Kenetralan sebuah berita merupakan tanda bahwa media online yang merilisnya mengerti benar bagaimana kerja di bidang pers. Melalui berita yang dirilisnya, media online tak akan menguntungkan atau pun menyudutkan salah satu pihak. Jika sekiranya kamu melihat media online yang jor joran mendukung pihak tertentu, bisa jadi pihak media online telah dibayar untuk merilis berita tersebut. 

2. Berita yang Dirilis Telah Lulus Review oleh Pemimpin Redaksi 

Sebuah berita harus melewati serangkaian proses, untuk memastikan berita tersebut layak diterbitkan dan dikonsumsi oleh pembaca. Setelah ditulis, berita akan dilihat kelayakannya untuk terbit dari segi isi serta tata bahasa yang digunakannya. Setelah dipastikan terbit, baru berita itu bisa kamu baca. Makanya, pada tiap berita yang dirilis, kamu bisa melihat nama penanggung jawab dari berita tersebut.  

3. Jurnalis Mengerti Benar Kode Etik Jurnalistik 

Kualitas berita bisa dilihat dari bagaimana berita tersebut disampaikan. Isi berita tersebut bisa menggambarkan, apakah kode etik jurnalistik dipahami benar oleh para jurnalis yang terlibat dalam penulisannya. Misalnya, jurnalis yang mengabaikan asas praduga tak bersalah dalam menulis berita, akan langsung menuduh salah satu pihak sebagai pihak yang bersalah, walau belum ada keterangan apapun dari pengadilan.   

4. Media Online Memiliki Struktur Organisasi yang Jelas 

Media online terpercaya sudah dipastikan memiliki struktur organisasi yang jelas. Ada reporter yang bertugas mengumpulkan berita, ada redaktur yang bertugas menyuntingnya, serta ada pemimpin redaksi yang bertugas mengecek kelayakan berita tersebut. Struktur organisasi ini penting adanya, untuk melihat siapa saja yang bertanggung jawab atas berita yang telah dirilis media online tersebut. 

5. Memiliki Badan Hukum yang Jelas 

Profesionalitas sebuah media online, bisa dilihat dari kekuatan hukum yang dimilikinya. Dewan Pers sendiri dalam Surat Edaran yang diterbitkannya tahun 2014 silam, mencantumkan bahwa setiap media, baik online ataupun offline, wajib berbadan hukum. Manfaat dari badan hukum ini salah satunya adalah untuk memberikan perlindungan hukum pada para jurnalis, saat mereka tengah meliput berita.   

6. Memiliki Kantor yang Resmi 

Walaupun berbasiskan dunia maya, bukan berarti sebuah media online tak membutuhkan sebuah kantor sebagai tempat setiap stafnya melakukan aktivitas. Alamat dari kantor media online ini harus jelas dan tidak mengada-ada. Kantor dengan alamat yang bisa dilacak ini merupakan salah satu bentuk profesionalitas dan kredibilitas dari media online tersebut. 

7. Tidak Merilis Berita dengan Judul yang Provokatif 

Salah satu sumber keuntungan dari pemilik media online adalah banyaknya kunjungan ke situsnya. Oleh karena itu, tak jarang media online merilis berita dengan judul yang provokatif, agar pembaca tertarik untuk mengunjungi situs tersebut. Padahal, judul yang provokatif sendiri bisa menimbulkan kesalahpahaman dan menyebabkan terjadinya misinterpretasi di kalangan pembaca. 

Banyaknya media online yang bermunculan saat ini, tentu membuatmu kesulitan untuk memilih mana media online terpercaya. Agar nantinya tak termakan berita bohong atau hoaks, jadikan 7 hal di atas sebagai acuanmu memilih media online yang kredibel. Jangan menelan dengan mentah-mentah berita dari media online yang kamu baca, sebelum kamu memastikan kebenarannya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *